QUELLA TAZZINA INCOMPRESA BY ALESSANDRO GIOFFRE D’AMBRA
PERLU BEBERAPA HARI MEMBUJUKNYA,
AGAR JATAH KOPI PAGI-KU TAK PAHIT LAGI.....
Oleh: Akhmad Nasrun
pada 31 Maret 2010 jam 18:46
apakah cinta kita titip di sini saja
pada persimpangan keakuan kita
usai pertengkaran malam tadi
di ruang tamu rumah kita
aku tak akan pernah bisa mengerti
hanya lupa menggenggam tangan-mu
menyeberang jalan yang kita lalui
padahal arus lalu-lintas sedang sepi
dan kita berjalan berdampingan
mengapa saat ini kau terlalu perasa
padahal kebersamaan kita ini
telah lebih satu dasawarsa
akhirnya kau bicara;
“ternyata kau semakin pelupa
dan bahkan hampir pikun
yang di samping kau tadi itu
bukan aku, tahu….”
duh,
perlu berapa hari membujuknya
agar jatah kopi pagi-ku tak pahit lagi...
310310 – 09.09 @WARKOP SIMPANG-KANTOR
pada persimpangan keakuan kita
usai pertengkaran malam tadi
di ruang tamu rumah kita
aku tak akan pernah bisa mengerti
hanya lupa menggenggam tangan-mu
menyeberang jalan yang kita lalui
padahal arus lalu-lintas sedang sepi
dan kita berjalan berdampingan
mengapa saat ini kau terlalu perasa
padahal kebersamaan kita ini
telah lebih satu dasawarsa
akhirnya kau bicara;
“ternyata kau semakin pelupa
dan bahkan hampir pikun
yang di samping kau tadi itu
bukan aku, tahu….”
duh,
perlu berapa hari membujuknya
agar jatah kopi pagi-ku tak pahit lagi...
310310 – 09.09 @WARKOP SIMPANG-KANTOR

Tidak ada komentar:
Posting Komentar